TENTANG RHI

Rumah Harapan Indonesia (RHI)  adalah rumah singgah untuk anak-anak sakit (usia 0-17 tahun) dari keluarga tidak mampu yang berasal dari luar Jakarta, yang dirujuk untuk berobat atau rawat jalan di rumah sakit di Jakarta. RHI memberikan fasilitas tempat tidur di ruang berpendingin udara (AC) untuk pasien dan 1 (satu) orang pendamping/orangtua. Selain itu, RHI juga memberikan fasilitas makan gratis bagi pasien dan pendampingnya selama berada di RHI, transportasi (antar-jemput) dari RHI ke rumah sakit, serta kebutuhan sehari-hari sepert susu, alat mandi, dan lain-lainnya. Dalam jangka waktu tertentu, mereka juga diajak berwisata/piknik ke tempat-tempat tertentu yang terjangkau dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan para pasien.

 

RHI didirikan pada 2014 oleh Valencia Mieke Randa di Jakarta. Pada awal berdirinya RHI menggunakan nama Rumah Harapan Valencia Care Foundation (RHVCF). Selama kurang dari 2 (dua) tahun, RHVCF sudah ada di Jakarta, Bandung, Bali, dan Aceh. Pada pertengahan 2016, RHVCF berganti nama menjadi RHI dengan misi membangun lebih banyak lagi rumah singgah di seluruh kota besar di Indonesia. Bersamaan dengan perubahan nama menjadi RHI, Raline Shah bergabung sebagai co-founder RHI. Sejalan dengan misi RHI, pada 2017 rumah singgah RHI hadir di Semarang.

Visi & Misi Rumah Harapan Indonesia (RHI)  adalah memberikan tempat bernaung yang tidak hanya aman dan nyaman bagi para pasien dan orang tuanya selama berobat jauh dari rumah, namun juga memberikan kehangatan dan suasana kekerabatan layaknya berada di rumah mereka sendiri. Kami percaya, kehangatan dan rasa peduli peduli terhadap mereka yang sakit, akan membangkitkan kebahagiaan di hati karena kebahagiaan adalah obat terbaik.

Valencia Mieke Randa

Valencia Mieke Randa adalah pendiri founder Rumah Harapan Indonesia (RHI). Di dunia maya dikenal dengan nama Silly. Silly sudah lama berkecimpung sebagai aktivis sosial. Selain RHI, Silly juga mendirikan Blood for Life dan 3 Little Angels yang semuanya fokus di bidang kesehatan. Lewat kegiatan sosial, Silly menerima banyak penghargaan, diantaranya Google Chrome Singapore Web Heroes 2011, L'Oreal Paris Women of Worth 2014, Perempuan Indonesia dalam Numismatika dan Sejarah Perjuangan Bangsa 2015 dari Museum Bank Indonesia, dan CNN Indonesia Heroes 2016.

Perempuan kelahiran Makale, Tana  Toraja, Sulawesi Selatan yang menyelesaikan pendidikannya di jurusan Teknik Mesin, Universitas Indonesia (UI) pada 1996 ini, pernah menjadi manajer di Astra International.

Raline Shah

Raline Shah adalah co-founder Rumah Harapan Indonesia. Raline dikenal publik sebagai aktris, model, dan fashion icon di Indonesia. Sederet film box office telah dibintanginya di antaranya 5 cm (2012), 99 Cahaya di Langit Eropa (2013), dan Surga yang Tak Dirindukan (2015) yang mendapatkan penghargaan sebagai Aktris Pendukung Terbaik di Festival Film Bandung 2015 dan Indonesian Box Office Movie Awards 2016. Selain itu, Raline yang mendapatkan predikat Finalis Favorit di ajang Putri Indonesia 2008, juga berakting di panggung teater.


Sebagai model dan fashion icon, Raline pernah menjadi duta Indonesia dalam mempromosikan tenun di United Nation Fashion for Development tahun 2012-2013, juga menjadi duta global bagi DVF (Diane

Von Furstenberg). Raline juga dinobatkan sebagai Indonesia's Most Fashionable in the 2015 Yahoo Indonesia Awards. Sebagai public figure, profilnya juga muncul di majalah-majalah mode ternama seperti Harper's Bazaar, Tatler, dan Elite Indonesia.


Raline lahir di Medan, Sumatera Utara. Dia menghabiskan masa remajanya di Malaysia dan Singapura, termasuk menuntut ilmu dan meraih predikat Bachelor of Art dari National University of Singapore, jurusan Political Science and New Media.